Untuk membuat siswa menjadi antusias dalam berinisiasi, Anda pernah
menggunakan cara apa saja?
Tanya jawab dengan siswa?
Buat siswa bertanya kepada Anda?
Buat siswa bebas berekspresi?
Menambah kegiatan praktek bahasa?
Cara yang sering dilakukan adalah membuat tujuan dari setiap
tindakan, seperti bertanya atau berkonsultasi, mengundang, memperkenalkan diri
atau benda, menyatakan persetujuan, menyatakan penolakan dan lain-lain.
Setelah itu, dilakukan
kegiatan bermain peran, latihan dalam kelompok
kecil, dialog dengan kondisi atau situasi yang telah di rancang, permainan, dan
cara-cara lainnya.
Dengan berbagai macam cara yang disebut diatas,
semangati siswa untuk
turut aktif dalam setiap kegiatan.
Dalam proses penyelesaian sebuah tugas berinteraksi, bantu siswa Anda
mewujudkan
kemampuan berbahasa mulai dari pengetahuan suatu bahasa sampai 4
aspek bahasa (dengar, baca, bicara dan menulis).
Dalam hal ini, Guru harus memperhatikan 3 poin di bawah ini:
1. Bimbing siswa untuk inisiatif dalam
belajar.
Sekalipun dalam penjelasan tata bahasa, guru tidak boleh berbicara sendiri
sepanjang pelajaran, guru seharusnya membimbing siswa agar dapat memahami
pola dari sebuah bahasa yang dipelajari, memahami prinsip bahasa, dan
menggunakan bahasa untuk praktek dalam kehidupan sehari-hari.
2. Dalam berinteraksi dengan siswa, jadikan
siswa sebagai subjek atau pokok bahasan.
Untuk meningkatkan persentase "buka mulut" siswa, Anda harus
memperhatikan keunikan-keunikan dari setiap siswa.
Mendorong interaksi antar siswa, disaat bersamaan guru harus menciptakan
sebuah peluang untuk siswa bertanya kepada Anda, serta kesempatan untuk siswa
berekpresi.
3. Dengan tepat meletakkan peran sebagai
guru.
Tugas dari guru seharusnya adalah sebagai penentu topik, perancang situasi,
penjelasan poin-poin, mengorganisir dan mengatur, membantu mengungkapkan dan
pembuat kesimpulan.
Guru harus melihat dari sisi siswa untuk melihat tingkat keberhasilan
rancangan Anda,
Saat merancang sebuah pembelajaran harus mempertimbangkan tingkat kemampuan
dan kebutuhan siswa.
Demikian pembahasan kita kali ini, awal pembelajaran yang baik adalah
dimulai dari rancangan seorang guru.
Jangan salahkan siswa Anda yang malas menjawab pertanyaan Anda, jangan
salahkan siswa Anda yang mengantuk saat Anda mulai mengajar, jangan salahkan
siswa Anda yang tidak mau memperhatikan Anda.
Semua hal ini bisa terjadi, sebagian besar adalah
kesalahan dari rancangan Anda.
Jika demikian, ubahlah sistem mengajar Anda, ubahlah cara bicara Anda dan
mungkin Anda harus mengubah penampilan Anda.
Penampilan yang rapi, bersih dan wangi ternyata mempengaruhi hasil mengajar
Anda juga loh, setiap hal kecil dalam mempersiapkan pembelajaran sangatlah
diperlukan untuk dipikirkan.
Semoga Anda dapat membuat siswa anda menjadi lebih inisiatif.
Bahasan menarik lainnya untuk para guru yang terhormat
0 Comments